Rabu, 26 Oktober 2011

Detik Pos Indonesia

Detik Pos Indonesia


Misteri Supernova 2000 Tahun Terkuak

Posted: 25 Oct 2011 08:18 PM PDT

DETIKPOS.net - Pada 185 Masehi, orang China kebingungan dengan pendaran cahaya di langit yang bertahan selama delapan bulan yang mereka sebut 'bintang tamu.' Misteri cahaya ini baru terjawab oleh ilmuwan modern.
Baca selengkapnya »

Pohon Langka Ini Hanya Ada Satu di Dunia

Posted: 25 Oct 2011 07:40 PM PDT

DETIKPOS.net - Sebuah pohon yang tak bisa ditemukan di mana pun di dunia berhasil ditemukan di cagar alam di Inggris. Pohon ini merupakan perpaduan empat jenis pohon. Seperti apa?
Baca selengkapnya »

Jennifer Aiko, Jatuh Cinta pada Pandangan Pertama dengan Sulap

Posted: 25 Oct 2011 07:24 PM PDT

DETIKPOS.net - Nama Jennifer Aiko menjadi perbincangan berkat aksinya di program sulap 'Neo Gara Gara Magic' yang tayang di Trans 7. Namun, siapa sangka ketertarikannya pada sulap terjadi secara tak sengaja dan membuatnya jatuh cinta.

"Aku awalnya memang nggak sengaja, cuma lama-lama tertarik dan jatuh cinta sama dunia sulap," ujarnya ketika berbincang di kantor Detikhot di Warung Buncit, Jakarta Selatan.

Pemilik nama asli Jennifer Gunadi itu mengisahkan, sejak kecil ia memang menyukai dunia seni dan terbilang cerdas dibandingkan anak seusianya. Bahkan saat duduk SMP ia ikut kelas akselerasi yang merupakan kelas khusus bagi siswa yang memiliki potensi dan keunggulan lebih.

"Dari umur 3 tahun sudah nge-dance. Kalau di pendidikan, aku lebih cepat 2 tahun dibandingkan teman seangkatan. Pas SMP malah aku ikut kelas akselerasi," katanya. Selepas SMA, perempuan yang besar di Padang, Sumatera Barat itu kemudian hijrah ke Jakarta pada 2008.

Di Jakarta ia meneruskan pendidikannya ke jurusan psikologi di Universitas Taruma Negara. Sembari kuliah, perempuan kelahiran 22 Mei 1992 itu pun coba menjajaki dunia foto model di berbagai acara. Hingga suatu ketika dalam sebuah acara bazar di kampusnya, ada pesulap yang membuka stand dan membuatnya tertarik serta langsung jatuh cinta pada pandangan pertama.

"Di situ aku pertama kali langsung tertarik banget, lucu. Pokoknya jatuh cinta pada pandangan pertama deh sama sulap," ungkapnya. Sejak saat itu, sulung dari dua bersaudara itu pun mulai mencari tahu soal sulap dari berbagai buku, toko khusus dan internet. Tak hanya itu, ia juga mencoba aktif bergabung dalam berbagai forum dan acara.

"Karena ingin tahu dan tertarik banget, aku mulai eksis cari alat-alat sulap, ke toko sulap, nyari-nyari pengetahuan lewat buku dan internet sampai gabung ikut gathering dan aktif di forum-forum," jelasnya.

Berkat ketekunannya, keberuntungan pun semakin membawa Jennifer lebih jauh hingga akhirnya ia mendapat tawaran untuk menunjukkan bakatnya itu lewat program televisi. Kini namanya pun kian dikenal lewat acara yang ditayangkan setiap hari Minggu pukul 19.00WIB itu.

Dalam acara tersebut ia tak sendiri, namun ditemani dua nama lain yaitu Denny Darko (Hipnosist) dan Galih Montana (Illusionist). Pemilik tinggi 170cm dan berat 59kg itu pun mengaku tak menyangka dan sempat tak percaya diri ketika tampil pertama kali di televisi membawakan sulap.

"Awalnya deg-degan dan sempat nggak percaya diri juga. Tapi aku sekarang benar-benar mensyukuri saja apapun yang Tuhan berikan dengan berusaha selalu menampilkan yang terbaik," tandasnya.

Sumber : www.detikhot.com
Editor : Risma

Blog Berita Indonesia

Kemabruran Haji itu Hak Allah, Bukan DPR

Posted: 25 Oct 2011 07:05 PM PDT

DETIKPOS.net - Rencana Komisi VIII DPR untuk membuat standar kemabruran haji dan dimasukkan ke dalam revisi UU 13 tahun 2008, mendapat sentilan keras dari mantan Ketua PBNU, Hasyim Muzadi.

"Kemabruran itu hak Allah. Manusia hanya berupaya memenuhi syarat-syarat haji agar mendapatkan hajinya diterima Allah dan menjadi mabrur. Itu hak Allah bukan hak manusia," sentil Hasyim saat ditemui okezone di Kantor Daker Makkah, Selasa (25/10/2011).

Jika DPR berkeinginan membantu kemabruran haji seseorang, lebih baik menamakannya syarat-syarat haji saja. "Jangan yang menyangkut urusan transendental. DPR itu mau nyaingi Tuhan apa gimana?" katanya.

Yang menentukan kemabruran haji adalah Allah, jadi manusia hanya berkewajiban memenuhi syarat, rukun, dan wajibnya haji. Serta menghindari larangannya. "Setelah berupaya, semoga Allah menjadikan kita sebagai haji yang mabrur," ujarnya.

Jadi, menurut pengasuh Ponpes Al Hikam ini, DPR jangan sampai salah kaprah menentukan standar kemabruran haji. "Tidak boleh membuat istilah kemabruran haji itu, nanti Kementerian Agama mengeluarkan sertifikat mabrur lagi," tutupnya.

Dalam pembacaan kesimpulan pertemuan tim pengawas haji DPR gelombang I yang dibacakan Wakil Ketua Komisi VIII, Ahmad Zainuddin, terungkap rencana DPR untuk membuat standar kemabruran haji. Standar ini kemudian akan dimasukkan ke dalam revisi UU Nomor 13 tahun 2008 pelaksanaan haji.

Sumber : www.okezone.com
Editor : Risma

Blog Berita Indonesia

Insomnia Beresiko Picu Serangan Jantung

Posted: 25 Oct 2011 07:00 PM PDT

DETIKPOS.net - Sebuah penelitian terbaru mengungkap bahwa insomnia beresiko picu serangan jantung. Penemuan ini makin menambah daftar efek buruk dari penyakit 'susah tidur' ini.

Seperti yang dikutip dari AFP, Rabu (26/10/2011), sebuah studi yang dilakukan oleh ilmuwan Norwegia, menunjukkan bahwa orang yang menderita insomnia beresiko 27 sampai 45 persen terkena serangan jantung.

"Sulit tidur adalah sangat umum dan mudah untuk ditangani," ujar Lars Erik Laugsand, pimpinan penelitian dari Norwegian University of Science and Technology Departement of Public Health di Trondheim, Norwegia.

"Jadi sangatlah penting agar masyarakat memperhatikan hubungan antara insomnia dengan serangan jantung, apabila mereka memiliki gejala tersebut," tambah Laugsand.

Studi tersebut mengambil data dari 52.610 orang dewasa di Norwegia, yang menjawab survei nasional di negara mereka, pada tahun 1995 sampai 1997, mengenai gejala insomnia.

Sementara American Heart Association mengatakan bahwa sekira sepertiga manusia di dunia memiliki masalah sulit tidur dan memerlukan bantuan dokter.

Sumber : www.okezone.com
Editor : Risma

Blog Berita Indonesia

Di Balik Manuver Taufiq Kiemas, PDIP Uji Sikap Publik

Posted: 25 Oct 2011 06:46 PM PDT

DETIKPOS.net - Peneliti Lembaga Survei Indonesia, Burhanudin Muhtadi, menilai permintaan Taufiq Kiemas kepada Megawati Soekarnoputri agar tak mencalonkan diri dalam Pemilu 2014 merupakan salah bentuk uji publik. Tujuannya, mengukur sikap publik terhadap calon presiden dari partai berlambang banteng gemuk itu.

"Taufiq sebenarnya mau melihat reaksi publik, apakah Megawati masih diinginkan masyarakat pemilih atau tidak," kata Burhanudin saat dihubungi, Selasa 25 Oktober 2011. Menurut dia, Taufiq juga ingin mengetahui sikap para elite internal PDI Perjuangan terhadap larangannya itu.

Dua hari yang lalu Ketua Dewan Pertimbangan Pusat PDIP itu meminta ketua umum partai, Megawati, tak lagi mencalonkan diri sebagai presiden. Alasannya, Megawati sudah cukup berumur untuk kembali maju. "Usianya mulai 68 pada 2014," kata Taufiq.

Burhanuddin mengatakan, dengan uji publik itu Taufiq juga ingin mengetahui popularitas anaknya, Puan Maharani. Taufiq ingin mendorong Ketua Departemen Politik PDI Perjuangan itu untuk maju dan tidak lagi berada di bawah bayang-bayang ibunya. "Ini taktik Taufiq untuk mendorong anaknya."

Soal peluang ibu-anak ini pada Pemilu 2014, Burhanudin menilai Megawati lebih berpeluang. Soalnya, Megawati sudah memiliki pemilih tradisional yang masih setia kepada dinasti Sukarno. Meski begitu, peluang Megawati untuk menang dalam Pemilu 2014 juga kecil karena jumlah pemilih tradisional itu tak pernah bertambah. Peluang Puan pun, menurut Burhanuddin, sangat kecil. Penyebabnya, Puan tidak memiliki karisma seperti ibunya dan belum punya pemilih tetap seperti ibunya.

Bekas Sekretaris Jenderal PDIP Pramono Anung menilai sah-sah saja wacana Taufiq. "Ini kan demokrasi. Dan dalam indahnya demokrasi itu, orang boleh berbicara dalam berbagai aspek," ujar Pramono di gedung MPR/DPR kemarin. "Tapi tentunya soal calon presiden akan diputuskan partai masing-masing."

Pramono bisa memahami gagasan Taufiq, meski pencalonan presiden masih lama. Tapi, menurut dia, persoalan pencalonan presiden tidak melulu dikaitkan dengan hal tua-muda. "Yang disampaikan Pak Taufiq itu lebih sebagai imbauan," ujarnya. Pramono tetap enggan berkomentar soal wacana pengajuan Puan sebagai calon presiden dari PDIP. "Bukan setuju atau tidak setuju, tapi soal ini partai yang memutuskan."

Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga, Kacung Marijan, mengatakan, meski dukungan terhadap Megawati besar, itu masih terbatas di lingkup internal PDI Perjuangan. Sedangkan di luar partai, kata dia, dukungan kepada Mega makin berkurang. Kacung menilai gagasan Taufiq adalah hal yang realistis. Sebab, selain usia Mega makin tua, publik sudah tahu kualitas putri Bung Karno itu saat menjadi presiden. "Kalau ada calon yang lebih muda dan memiliki performa bagus, peluang Mega untuk menang berat," ujarnya.

Sumber : www.tempointeraktif.com
Editor : Risma

Blog Berita Indonesia

Menang Tipis, Barca Kuasai Klasemen

Posted: 25 Oct 2011 06:26 PM PDT

DETIKPOS.net - Unggul jumlah pemain sejak menit ke-53, Barcelona mendulang kemenangan 1-0 atas Granada pada laga lanjutan Liga BBVA, Selasa atau Rabu (26/10/2011) dini hari WIB. Satu-satunya gol Barcelona dicetak oleh Xavi Hernandez di babak pertama.
Baca selengkapnya »

Tidak ada komentar:

Posting Komentar